Review : Seventeen 2nd Special Album, Semicolon.
November 03, 2020
October 19th yang lalu, grup kesukaan gue lagi-lagi merilis album. Tapi, kali ini album yang dirilis adalah Special Album. Ini adalah Special Album kedua mereka setelah Director's Cut yang dirilis tahun 2018.
Walaupun telat banget karena promosi album ini sudah selesai, gue tetap mau ngereview album ini karena as usual, seventeen releases another masterpiece. Dengan album ini juga lah, Seventeen's genius producer, WOOZI, secara resmi punya lebih dari 100 lagu terdaftar di Korean Music Copyright Association (KOMCA). Bukan hanya WOOZI, album ini juga ada atas campur tangan semua member, semua member jadi punya lagu tambahan di list KOMCA mereka.
Yes, all of seventeen members are registered in KOMCA.
Sori banget gue perlu bragging ini karena gue bangga banget. Mereka adalah salah satu boygroup dengan member terbanyak, yet all of them is registered as singer-songwriter.
Oke balik ke review.
Konsep album ini masih kelanjutan dari konsep album mereka sebelumnya, Henggarae, dimana album sebelumnya itu tentang cara menikmati masa muda. Nah, di album ini Seventeen lebih emphasize ke
Gak apa-apa istirahat dulu sebentar, istirahat bukan berarti selesai. Kalian sudah kerja keras jadi nggak apa-apa istirahat yang keras juga. Work hard harus play hard.
Ini digambarin juga di teaser album mereka (video diatas). Dimana mereka party, minum-minum dan seneng-seneng. Mereka istirahat, tapi nggak berhenti. Hence why, this album named Semicolon, indicating a pause not a stop. And you know, everyone deserve a pause once in a while.
Gue rasa pesan Work Hard Play Hard ini bukan aja seruan kepada pendengar musik mereka, juga mereka sendiri. Mengingat Seventeen sudah 5 tahun berada di industri KPOP dengan schedule yang sangat sibuk. Terhitung sudah 17 Album dikeluarkan dalam kurun waktu 5 tahun. Gue berharap mereka juga istirahat dan main-main seperti apa yang mereka bilang di albumnya.
Album ini terdiri dari 6 track dengan dua track fullteam dan 4 track unit. Track pertama yang berjudul HOME;RUN didaulat menjadi title track album kali ini. HOME;RUN ini lagu bergenre swing dengan konsep yang retro abis. Lagi-lagi konsep baru yang dipake SEVENTEEN, makin mengukuhkan julukan idol group yang versatile abis masalah konsep dan genre lagu. Lagu ini ngebeat abis dan kayak judulnya, cocok banget buat diputar di perayaan kemenangan.
Di lagu ini, Seventeen mendeskripsikan kalau hidup ini bagaikan pertandingan baseball. Bola-bola yang dilempar adalah berbagai tantangan hidup (more precisely, tantangan hidup anak-anak muda). Nah, waktu tantangan itu bisa diatasi, disanalah kita ngerasa "Homerun!"
Nah sekarang yuk beralih ke b-sides track!
Mempunyai 4 lagu unit, kombinasi ini ditunggu-tunggu banget sama penggemar. Jika biasanya Seventeen merilis lagu unit dengan kombinasi Hiphop Team, Vocal Team, dan Perfomances Team, di album ini ada unit kombinasi baru. Yaitu kombinasi berdasarkan umur!
Penggemar sudah lama menunggu-nunggu kombinasi unit-unit ini. Karena chemistery yang ditunjukan member dengan member lain yang seumuran tentu aja 'lain'. Unit-unit ini diantara lain, unit 95L (kelahiran 1995), unit 96L (kelahiran 1996), unit 97L (kelahiran 1997) dan unit maknae (kelahiran 1998-1999).
Track kedua yang berjudul 'Do Re Mi' dinyanyikan oleh maknae line ini bergenre mid-tempo pop song dengan sedikit trap flare. Lagu ini upbeat abis dan sangat ears friendly. Siapa aja bisa enjoy lagu ini. Lirik lagunya tentang 'jangan bikin ribet dah, do in your own flow aja.' Personally, ini lagu kesukaan gue nomor dua.
Track ketiga berjudul 'HEY BUDDY' adalah milik 97L. Lagu ini kerasa banget funk-popnya, belum lagi bassnya juga kedengeran abis. Cocok banget buat yang suka ngangguk-nganggukin kepala didalem mobil ditengah-tengah macet. Liriknya ringaan banget, cuma tentang sahabat yang lagi hangout bareng. Tapi jujur, gue lowkey merasa lagu ini terkesan friendzone daripada platonic friendship.
Track keempat ini paling-paling bikin ngelus dada. Track ini dinyanyikan oleh 96L, dimana WOOZI selaku produser juga tergabung di line ini. Lagu ini bergenre latin-inspired bossa nova. Smooth abis dan errr.... rada sensual juga, sih. Menurut Hoshi lagu ini tentang kisah cinta yang ngga pernah padam, tapi jujur aja gue nggak yakin karena err... kalian lihat aja deh liriknya disini
Track kelima adalah kepunyaan nya para madhyung, 95L! Berjudul 'Ah! Love' ini bergenre 90s pop, dipadukan dengan suara dari anggota unit 95L bikin jatuh cinta. Liriknya menceritakan orang bucin, aslian. Cocok banget kalau kalian bingung mau nyanyiin apa buat pacar, bisa banget nyanyiin ini.
Track keenam itu lagu full team. Ini my personal favourite. Gue nobatkan lagu ini sebagai nomor satu--Versi gue--kalau harus disuruh meringkatin lagu-lagu di album ini. Liriknya tentang, 'im sorry if i dont love you enough, this is what i can give to you.' yang nyesss banget. Beatnya juga tenang, kalem. Pokoknya enak banget.
Overall, gue suka banget sama album ini. Experimental yang sukses! Nggak ada kesan diada-adain, dipaksa-paksain. Mereka cocok banget dengan konsep ini. Apalagi mengingat sekarang mereka sudah dewasa. Mungkin kalau Seventeen pakai konsep ini 3 tahun yang lalu nggak bakal cocok karena mereka masih pada bocah. Lagu-lagunya juga gampaang banget nempel di telinga, walaupun personal favourite gue tetap berada di An Ode.
HAHaH ini mungkin biased banget, tapi kalian harus dengar! Nggak bakal nyesel asli! Kalau kalian udah denger juga, comment dong! gue juga mau tau pendapat kalian!
Best regards, c.

0 komentar