MUNs : My 1st Online MUN! VETCOMUN 2020 Experience.
September 26, 2020
Hi! You might wonder what did i do lately that kept me so busy? Well, i am, again, joining MUN!
Ceritanya, gue baru aja selesai assessment sama salah satu chair. Terus gue baru inget kalau gue belum nulis entri tentang MUN ini, padahal udah niat bakal dijadiin entri. So here it is!
For starter, MUN yang gue ikuti adalah VETCOMUN dari UPNVJ.
Awalnya, gue nggak niat buat ikut MUN selama pandemi karena duh, online. Gue nggak tau apa gue bakal tahan duduk 9 jam didepan laptop. Kalau offline, suasananya mendukung jadi gue nggak masalah. Tapi kalau online distraksinya banyak banget. Apalagi, gue belum bisa move on dari failure gue di MUN yang lalu, gue kira gue masih begitu-gitu aja jadi gue insecure abis. Tapi kondisinya, gue baru aja naik jabatan di English Club sebagai vice president. Somehow gue ngerasa responsibility buat gue ngajak anak-anak baru ini MUN. Karena selama gue jadi adek kelas di EC, kakak kelas gue pasif banget ngajakin gue dan teman-teman ngenal dunia per-english-an, gue gak mau hal itu kejadian juga di angkatan bawah gue. They say yes if i join too, so i did.
Sedari awal, gue udah ngerasain pressure banget. Mostly karena gue diberi posisi sebagai negara salah satu negara P5, United States Of America. Gue sampe bercanda "ok, kayaknya gue harus rasis demi menghayati trump's legacy." saking stressnya. Tapi enaknya jadi negara P5, it so easy buat ngambil research karena negara gue benar-benar involved di masalahnya, kalaupun nggak, negara-negara P5 pasti pernah bikin statement tentang masalah ini.
Ohiya, buat yang nggak tau negara P5 di United Nations itu USA, UK, France, China and Russia.
TMI aja, gue pernah jadi Poland di IPCC dan Myanmar di SPECPOL, ujug-ujug USA apa gak kaget...
Gue berada di United Nations Human Rights Council (UNHRC), topiknya adalah Humanitarian Crisis on Yemen Civil War, dan lagi-lagi disadvantage yang gue dapet karena USA nggak ada di UNHRC yang asli. Gue juga bingung kenapa bisa ada USA ngejegreg disana. However, USA did contribute a lot buat Yemen Humanitarian Aid so i at least have some strong country stance (but still, tricky one karena USA nggak ada di UNHRC).
Juga, gue mendampingi adek-adek kelas dan satu teman angkatan gue yang baru pertama kali MUN while me myself did not an expert on it. But luckily, gue bisa mendampingi mereka walaupun i admit, its not my best.
Gue sibuk banget sekolah (ini alibi aja sih...) jadi gue baru bisa ngerjain Position Paper h-3 deadline. Alhasil, gue begadang. Untungnya, gue nggak sendirian! Props to Bunga and Sabira! Jadi gue bisa menyelesaikan h-1 deadline. Walaupun it's not my best, i can say it was better than my last position paper. This one have 3% plagiarism rate (waaay more less then my previous, it was 39%). Nih, i give a peek of mine :p
![]() |
| jangan dicontoh, its not a good example. |
Then, its begin.
Karena gue kangen bgt MUN dan gue #totalitas, gue tetep pake baju formal dan makeup!
| Sebenernya this outfit pernah gue pake di IMUN 2020 juga... |
![]() |
| Before comses 3 ended |
Malamnya, gue juga involved di draft resolution, gue semangat banget karena even though its not my first time, its my first time ngerjain DR. Gue nggak ngerti apa-apa sih jd rada cerewet nanya-nanya. But im so happy i actually involved and recognized by the other delegates.
Not only di comses but also diluar comses, im so happy delegates remember me!
| my 2nd day outfit! |
Besoknya, gue cuma siap-siap GSL sama poin-poin penting bloc gue sih jd gue ga kehilangan arah. Comses 4 gue masih fine-fine aja. However, menjelang comses 5 gue dikasihtau dari bloc sebelah semacam mau nyerang gue gitu, mereka nyariin gue and i think, if i reduce talking they will have no basis to attack me. Belum lagi waktu ada crisis, posisi negara gue jd agak goyah. Jadi gue diem, and i regret it. In the first day, i kept on talking, i have my confidence. Tapi karena gue diem, ada setan overthinking yang gangguin gue. Jadi gue mulai down, mana wifi gue sempat bermasalah. However, i can manage to ikut submit DR dan akhirnya, merge DR ke bloc sebelah.
Lalu selesai! Banyak kelemahan gue disini but i can proudly say, gue tumbuh, Gue belajar, dan gue naik tingkat dari sebelumnya. Gue jadi inget waktu assessment tadi chair gue bilang, "you need to know your wrong path before walking into the right one."
Certainly, gue ga dapet award. Gue gak sejago itu HEHEHEH.
Anyway, if we're talking about MUN we're talking about gossip box. Strangely enough, i got a lot. Terus banyaknya adalah tentang 1) lipen merah gue 2) gue sama russia (which, also my bestfriend, btw) and 3) how the fuck USA is still in high school shes certainly in varsity levels.
![]() |
| just search for USA lmaooo |
THE END. HIHI
Anyway, kalian ngapain aja selama pandemi (diluar kegiatan sekolah). Cerita dongg!
Best regards, xoxo.






0 komentar